x

Babirusa, Satwa Endemik Wallace Hadapi Ancaman Kepunahan

Babirusa (Babyrousa spp.), satwa endemik Wallace yang mendiami sejumlah kawasan hutan di Gorontalo, terancam punah di alam liar.Status satwa bertaring yang menyerupai rusa ini kini masuk kategori rentan.

Biodiversity Specialist Hanom Bashari mengungkapkan, perburuan dan perdagangan satwa menjadi ancaman terbesar yang terus mengintai populasi babirusa.

“Selain itu hutan-hutan primer di Sulawesi berkurang karena pembalakan dan konversi hutan menjadi lahan budidaya," ungkap Hanom dalam talkshow daring “Babirusa dan Ancaman terhadap Habitatnya di Gorontalo", (22/05/2022).

Habitat babirusa memiliki habitat khusus area rawa dan sumber mata air bergaram tinggal di hutan primer dataran rendah di Sulawesi. Baik itu lembah, area datar, tepi sungai dan tepi hutan sekunder.

Tiga jenis babirusa di alam yakni Sulawesi Babirusa (Babyrousa celebensis), Togean Babirusa (Babyrousa togeanensis), dan Hairy Babirusa (Babyrousa babyrussa) hidup berkelompok dan bisa hidup hingga 20 tahun. "Anaknya hanya satu hingga dua, tidak sebanyak babi hutan."

Di kesempatan yang sama,  Kepala SPTN 1 Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW) Bagus Tri Nugroho mengatakan, babirusa masuk dalam empat satwa prioritas utama yang dilindungi di kawasan TNBNW.

“Kami melakukan program strategi konservasi babirusa. Diantaranya, pengendalian perburuan dan perdagangan ilegal," kata Bagus.

Program lainnya, pengelolaan habitat, pembangunan sistem pangkalan data, peningkatan peran lembaga konservasi, komunikasi dan penyadartahuan publik, pengembangan kerja sama dan kemitraan, serta pendanaan berkelanjutan.

“Kami tiap tahun monitoring anoa, babirusa dan maleo menggunakan transek, point count, dan camera trap," lanjut Bagus.

Sejak 2019, TNBNW melacak lokasi aman memantau babirusa untuk mempermudah memprediksi populasi babirusa.

Selain TNBNW, Suaka Margasatwa Nantu seluas 51.507,33 H terletak di tiga kabupaten juga menjadi habitat babirusa.

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo mengusulkan perubahan status Hutan Produksi Terbatas HPT Boliyohuto menjadi taman hutan rakyat untuk melindungi satwa endemik ini. Ini menjadi zona penyangga bagi Nantu yang lokasinya bersebelahan.

“Perambahan di HPT Boliyohuto berdampak pada ekosistem Hutan Nantu. Jadi penting usulan perubahan HPT Boliyohuto yang kalau rusak, bisa berimbas pada Hutan Nantu dan babirusa," tegas Nelson.

Usulan melalui kajian penelitian tersebut telah diajukan ke Kementerian Lingkungan Hidup.

Talkshow yang bertepatan dengan Hari Keanekaragaman Hayati Internasional ini sebagai bagian upaya pelestarian satwa prioritas di Gorontalo.

“Kami mempertemukan semua stakeholder agar isu ini menjadi perhatian serius," ungkap Koordinator SIEJ Gorontalo dan BIOTA, Debby Mano.

Share