20 Jurnalis Lolos Pelatihan dan Beasiswa Transisi Energi

Melalui seleksi ketat, The Society of Indonesian Environmental Journalists (SIEJ) dan ID Comm didukung Institute for Essential Services Reform (IESR), menetapkan 20 jurnalis dari berbagai media di Indonesia terpilih untuk mengikuti pelatihan jurnalistik “Transisi Energi”. Pelatihan berlangsung secara virtual dari tanggal 6 September 2021 hingga 7 Oktober 2021.

Dalam program pelatihan ini, SIEJ menghadirkan pemateri yang kompeten di bidangnya sehingga para jurnalis yang lolos seleksi akan mendapatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai jurnalistik lingkungan dengan isu transisi energy. Para pemateri ini adalah :

  1. Aris Prasetyo (Harian Kompas)
  2. Sunu Dyantoro ( Tempo.co)
  3. Adi Marsiela ( Ekuatorial )

Selain itu, 20 jurnalis juga berkesempatan menyelesaikan peliputan berdasarkan proposal yang diajukan sesuai tenggat waktu yang telah ditentukan panitia, dari tanggal 7 Oktober 2021 sampai 31 Oktober 2021.

Selama proses penyelesaikan peliputan, para jurnalis akan didampingi mentor, sebagai berikut :

  1. Aris Prasetyo – Harian Kompas
  2. Sapariah Saturi – Mongabay Indonesia
  3. Adhitya Wardhana – CNN Indonesia TV
  4. Sunudyantoro – Tempo

Program pelatihan dan beasiswa ini cukup diminati para jurnalis. Ini terbukti dari  jumlah peserta jurnalis yang mendaftar yang mencapai 70 lebih pendaftar jurnalis dari berbagai platform media. Semua proposal peliputan dengan topik isu transisi energi yang diajukan tersebut dinilai hingga berhasil meloloaskan 20 jurnalis sebagai peserta.

Ketua Umum SIEJ, Rochimawati menjelaskan, program pelatihan dan beasiswa peliputan transisi energi ini menjadi  komitmen SIEJ, untuk  terus mendukung dan mendorong peningkatan kapasitas para jurnalis di Indonesia dalam peliputan dan menyuarakan isu lingkungan, khususnya isu transisi energi di Indonesia.

“Isu energi akan terus menjadi prioritas mengingat Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki banyak potensi di bidang energi terbarukan. Ini penting untuk meningkatkan pemahaman jurnalis dan publik akan isu ini. Salah satu upayanya melalui program peningkatan kapasitas jurnalis,” jelasnya, (5/09).

SIEJ memiliki visi membangun masyarakat, sadar informasi dan sadar lingkungan melalui jurnalisme lingkungan berkualitas tinggi.

Harapannya, peliputan isu transisi energi di Indonesia dapat terus ditingkatkan dan menjadi perhatian pemerintah dan publik sehingga tingkat bauran energi di Indonesia bisa ditingkatkan. Media massa berperan besar untuk mewartakan isu  tersebut.

Adapun 20 jurnalis yanng menjadi peserta pelatihan dan beasiswa Transisi Energi adalah sebagai berikut:

1.Agung Sumandjaya – Radar Sulteng

2.April Sirait – CNN TV Indonesia

3.Bethriq Kindy – Warta Ekonomi

4.Danur Lambang – Kompas.com

5.Dinda Wulandari – Bisnis Indonesia

6.Fadli Ilham – Radar Makasar

7.Haris Prabowo – Tirto.id

8.Hartatik – Suara Merdeka

9.Irsyan Hasyim – Tempo

10.Jekson Simanjuntak – Beritalingkungan.com

11.Kennial Caroline Laia – Betahita

12.Margaretha Nainggolan – Batamnews.co.id

13.Moh. Syarif Abdu Salam – Tribun Jabar

14.M. Ulil Abab – IDN Times

15. Imelda Vinolia – suarariau.com

16.Suriani Mappong – LKBN Antara

17.Suryani S Tawari – Malut Post

18.Sri Surya – Beritamanado.com

19.Titik Kartitiani – Berita Jatim

20.Yogi Eka Sahputra – Mongabay Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *